KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten
menyiapkan total anggaran senilai Rp10 miliar untuk memugar sekretariat
daerah (setda) setempat pada 2014 mendatang.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bapeda) Klaten,
Bambang Sigit Sinugraha, mengatakan pemugaran Setda Klaten itu
difokuskan pada Gedung A yang berbentuk letter L. Dia menilai bangunan
Gedung A itu sudah layak dipugar karena usianya sudah semakin tua.
“Dari beberapa gedung di setda, hanya Gedung A yang masih berlantai
I. Rencananya kami akan membangun gedung dua lantai,” ujar Bambang
kepada Solopos.com, Jumat (29/3/2013).
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, saat ini Gedung A dijadikan Kantor
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Kantor
Humas. Dia menganggap Kantor Disdukcapil membutuhkan tempat yang lebih
representatif dari kondisi sekarang.
“Rencananya lantai II sebelah timur akan digunakan sebagai Kantor Bupati. Di bawahnya tetap digunakan sebagai Kantor Humas,” terang Bambang.
“Rencananya lantai II sebelah timur akan digunakan sebagai Kantor Bupati. Di bawahnya tetap digunakan sebagai Kantor Humas,” terang Bambang.
Pengalokasian dana senilai Rp10 miliar untuk memugar Setda Klaten
pada 2014 itu menuai kritikan dari Perhimpunan Pemuda Pemudi (Permadi)
Klaten. Ketua Permadi Klaten, Dwi Harjoko, menganggap kondisi semua
gedung di Setda Klaten saat ini masih layak untuk digunakan hingga lima
tahun ke depan.
“Kondisinya masih layak, mestinya pemugaran setda itu tidak menjadi prioritas,” ujar Dwi.
Dwi berharap Pemkab Klaten lebih fokus pada peningkatan kesejahteraan
rakyat, peningkatan layanan pendidikan dan menyediakan lapangan
pekerjaan. Dia menilai Pemkab Klaten selama dua tahun terakhir lebih
mengedepankan pembangunan fisik dari pada penanganan masalah sosial.
Beberapa pembangunan fisik yang menyedot dana besar antara lain proyek
Masjid Agung, pemugaran trotoar jalan sepanjang 5.000 meter, pembangunan
Terminal Buntalan pada tahun ini dan lain-lain.
“Di Klaten masih tinggi angka pengangguran. Daripada memugar Setda
Klaten, lebih baik mendirikan BLKI [Balai Latihan Kerja Industri] yang
manfaatnya bisa dirasakan oleh kalangan pengangguran.
disalin dari solopos.com
disalin dari solopos.com

0 komentar:
Posting Komentar