KLATEN–Subarjo, 56, warga Dusun Kuncen, Desa
Jambukidul, Kecamatan Ceper, ditemukan tewas di sebuah parit di Jalan
Ceper-Pokak, Desa Pokak, Kecamatan Ceper, Klaten, Jumat (29/1/2013)
pagi.
Informasi yang dihimpun Solopos.com menyebutkan, jasad korban kali pertama ditemukan warga yang kebetulan melintasi lokasi sekitar pukul 05.00 WIB.
Saat itu, warga menemukan sepeda motor Honda Astrea bernomor polisi B
6030 PFJ di lokasi tak jauh dari simpang tiga Desa Pokak. Sebagian
badan sepeda motor itu nyungsep ke parit. Di dalam parit terdapat sosok
tubuh pria dalam kondisi tertelungkup.
“Saat ditemukan dia sudah meninggal dunia. Kami lalu melapor kepada
Polsek setempat,” ujar Slamet Widodo, warga setempat saat ditemui
wartawan seusai proses evakuasi.
Rem Blong
Polisi yang tiba di lokasi lalu memeriksa tubuh korban. Dari hasil
identifikasi, tubuh korban mengalami luka sobek di pelipis kanan dan
telinga mengeluarkan darah. Polisi juga meminta keterangan dari warga
sekitar dan memeriksa barang bukti berupa sepeda motor milik korban.
Dari hasil pemeriksaan kendaraan itu, diketahui rem sepeda motor bagian depan dan belakang sudah blong.
“Kemungkinan dia melajukan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.
Namun begitu sampai di pertigaan jalan, rem sepeda motor blong hingga
dia terpental ke parit,” terang Slamet.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Klaten, AKP Kurniawan Ismail,
menegaskan bahwa korban meninggal dunia karena kecelakaan tunggal. Dia
menafikan jika tewasnya korban itu akibat tabrak lari. “Itu murni
kecelakaan tunggal. Setelah dievakuasi, korban dibawa ke RSUP dr
Soeradji Tirtonegoro untuk diotopsi,” terang Kurniawan.

0 komentar:
Posting Komentar