Pencalonan Joko Widodo, Wali Kota Solo menjadi Gubernur DKI, mengundang berbagai pendapat di antara warga Solo yang merasa sudah dekat dengan sosok Wali Kota yang dikenal low profile ini. Beberapa aksi penolakan yang dilakukan warga Solo muncul terkait pencalonan Jokowi.
Salah satu aksi terjadi pada hari Minggu lalu, saat acara car free day di Jalan Slamet Riyadi. Kala itu, secara tegas warga yang melakukan aksi, menuntut Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan memerintahkan Jokowi untuk merampungkan masa tugasnya sebagai Wali Kota Solo hingga 2015.
Menanggapi kontroversi yang muncul dalam masyarakat, FX. Hadi Rudyatmo yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo, mengimbau warga Solo jangan pernah merasa ditinggalkan oleh Joko Widodo. "Terkait pencalonan Jokowi, saya imbau kepada rakyat Solo, untuk tidak merasa ditinggalkan dan jangan pernah berpikiran negatif yang bisa menimbulkan kontroversi," katanya di Rumah dinas Wakil Wali Kota, Selasa (20/3/2012).
"Kami percaya Pak Jokowi datang ke Jakarta dengan niat yang mulia, yaitu membantu menata kota Jakarta bisa seperti Solo yang nyaman untuk didatangi," kata Rudyatmono.
Sementara itu, selama masa kampanye, Rudy menyarankan Jokowi untuk mengambil cuti usai penetapan dari KPU.
disalin dari
http://regional.kompas.com/read/2012/03/20/15043790/Warga.Solo.Jangan.Tinggalkan.Jokowi
aneka jasa
ads here
.

0 komentar:
Posting Komentar