aneka jasa
Rawa Jombor Klaten Direvitalisasi
Rawa Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah, yang mengalami pendangkalan kini mulai dikeruk.
Proyek pengerukan sedimen rawa seluas 198 hektare itu dibiayai dari pusat sebesar Rp8 miliar.
Pelaksana proyek revitalisasi rawa tersebut, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Klaten Tajudin Akbar, adalah Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Solo.
"Untuk proyek ini kami tidak dilibatkan," katanya, Rabu (28/9).
Rawa Jombor mampu menampung air sekitar empat juta meter kubik. Namun, volume air rawa itu
sekarang tidak sampai 70 persen akibat pendangkalan yang luar biasa.
Selain berfungsi sebagai sumber air irigasi lahan pertanian andalan di tiga kecamatan , Rawa Jombor juga dijadikan objek wisata kuliner (warung apung) dan tempat budi daya ikan keramba bagi masyarakat desa sekitar.
Pelaksana proyek Didik Junaedi menjelaskan, pekerjaan revitalisasi rawa yang dimulai bulan ini dijadwalkan selesai akhir November 2011.
Itu meliputi pengerukan, perbaikan talut, pembersihan eceng gondok, dan penataan warung apung
disalin dari : mediaindonesia . com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ads here
.


0 komentar:
Posting Komentar