Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dibanjiri gas elpiji ukuran 3 kilogram dari luar daerah. Gas elpiji bersubsidi itu kiriman dari agen di Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, dan Karanganyar.
"Setiap hari tidak kurang 2.000 tabung dari luar daerah yang masuk pasar di Klaten," kata Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Klaten Sri Sumanto kepada wartawan, Selasa (3/5).
Kebutuhan elpiji 3 kilogram di Klaten 15.800 tabung per hari. Untuk distribusi ditangani 10 agen dan 813 pangkalan. Harga di agen Rp12.750 dan di pangkalan Rp13.500-Rp14.500 per tabung.
Dengan masuknya gas elpiji 3 kilogram dari luar tersebut, ketersediaan elpiji di Klaten berlebih. Ini perlu diwaspadai, jangan sampai gas elpiji bersubsidi itu dioplos ke gas tabung 12 kilogram.
Gas elpiji dari luar yang masuk Klaten itu terjadi akibat sistem pengawasan dan pola distribusi yang lemah.
"Itu menunjukkan bahwa distribusi dengan sistem rayonisasi tidak jalan," jelasnya
aneka jasa
ads here
.

0 komentar:
Posting Komentar