aneka jasa

Ulat Bulu Mulai Mewabah di klaten

KLATEN – Serangan ulat bulu yang beberapa minggu terakhir ini mewabah di beberapa daerah di Provinsi Jawa Timur , mulai menyinggai wilayah Kabupaten Klaten. Setidaknya itu terjadi di Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat. Dalam satu minggu terakhir ini, warga RT 05 RW 02 Dusun Sendang, Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, dirisaukan dengan hadirnya ulat bulu yang muncul dalam jumlah yang banyak. 
Awalnya, warga tidak menyadari kalau pohon yang ada di halaman rumahnya dihuni oleh ratusan ulat bulu. Mereka mengira itu hal biasa terjadi di pohon mangga. Tetapi yang membuat mereka risau adalah jumlahnya yang banyak dan berkembang dalam waktu singkat. 
“Hari Minggu, anak saya berteriak memanggil saya waktu mau sekolah, dia menunjuk ke arah pohon nangka di belakang rumah, dan ternyata di situ banyak sekali ulat bulu. Jumlahnya ratusan lebih dan berderet-deret,” ujar Sarmi (30) warga setempat. 
Saking takutnya, Sarmi justru tidak mengambil tindakan apa-apa. Deretan ulat bulu membuatnya was-was setiap kali mencuci di sumur belakang.
Dari pantauan Radar Jogja, meski tidak menggerombol di satu tempat, tetapi jumlahnya terhitung cukup banyak di setiap dahan pohon nangka di belakang rumah Sarmi. Menurut Sarmi, dirinya dan suaminya tidak menyemprot, membakar, apalagi menebang pohon yang dihinggapi ulat-ulat bulu itu. Dirinya beralasan, apabila dilakukan penyemprotan dan terutama pembakaran dikhawatirkan bulunya justru beterbangan kemana-mana dan membuat gatal. 
Kabarnya ulat-ulat itu baru muncul sekitar 4 hari lalu. Yang mengherankan, ulat-ulat itu datang dalam jumlah banyak dan berukuran lumayan besar. “Tiba-tiba saja ada, padahal di hari-hari sebelumnya tidak pernah ada,” ujar Sarmi yang secara rutin membersihkan kebun belakang rumahnya itu bersama suaminya. 
Di kompleks rumah yang berbeda dalam RR dan RW yang sama juga terjadi serangan ulat bulu dengan jenis yang berbeda. Wardoyo (47) warga setempat mengatakan, meski belum masuk ke dalam rumahnya, tetapi datangnya ulat bulu dari ukuran kecil (bayi) sampai besar di pohon mangga di depan rumahnya, membuat dia dan keluarganya ketakutan. 
“Sudah hampir seminggu ini, dan jumlahnya banyak sekali. Tidak terhitung lagi. Pokoknya setiap pagi dan sore saya sisir, saya semprot, kemudian saya bakar,” ujar Wardoyo yang juga Ketua RT 05 ini. 
Sejauh pengamatan Wardoyo, rumah warga yang terkena wabah ulat bulu ini berdekatan dan memiliki jenis pohon yang hampir sama, yaitu pohon mangga dan nangka. Hanya saja, Wardoyo tidak bisa menyebutkan secara pasti berapa tepatnya yang sudah terkena wabah ulat bulu ini di RT-nya. Sementara untuk RT lain, dirinya belum mendengar adanya kemunculan wabah yang sama


[sumber:http://www.radarjogja.co.id]

0 komentar:

Posting Komentar

ads here

.

KLATEN BANGET

Kuliner Klaten

JOGJA BANGET

Kuliner Jogja

SOLO BANGET

Kuliner Solo

 
© 2009 blog orang klaten | Powered by Blogger | Built on the Blogger Template Valid X/HTML (Just Home Page) | Design: Choen | PageNav: Abu Farhan