Dinas Pertanian Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menerjunkan tim pengamat hama dan penyakit ke daerah yang terserang ulat bulu, Kamis (14/4).
Sementara itu, masyarakat berusaha mengendalikan ulat bulu dengan dibakar dan disemprot pestisida.
Koordinator Pengamat Hama dan Penyakit Sunarno kepada Media Indonesia mengatakan untuk mengetahui jenis maupun spesies ulat bulu yang muncul di Klaten, petugas akan mengambil sampel ulat itu untuk diteliti di laboratorium hama dan penyakit di Surakarta.
"Saat ini, kami belum bisa mengambil langkah untuk penanggulangan ulat tersebut. Karena, kami masih menunggu hasil penyelidikan dari labotarorium. Tetapi, sekilas jenis ulat bulu di Klaten itu berbeda dengan yang merebak di Probolinggo," jelasnya, Kamis (14/4).
Ulat bulu menyerang di beberapa wilayah, antara lain Kecamatan Bayat dan Juwiring. Warga pun berusaha membasmi dengan cara dibakar.
"Ya, tadi pagi sebelum berangkat kerja saya membersihkan ulat bulu yang merayap di tembok rumah dan membakarnya," kata Wiwik, warga Juwiring.
[sumber:http://www.mediaindonesia.com]
aneka jasa
ads here
.

0 komentar:
Posting Komentar